ruangdoaislami.com – Mengambil keputusan penting dalam hidup sering kali mendatangkan keraguan dan kebimbangan. Baik itu terkait dengan urusan pekerjaan, pendidikan, jodoh, maupun pilihan hidup lainnya, umat Muslim diajarkan untuk tidak hanya mengandalkan logika semata. Islam memberikan solusi spiritual melalui ibadah sholat istikharah, yakni sarana komunikasi antara seorang hamba dengan Penciptanya untuk memohon pilihan terbaik.
Pengertian dan Dalil Sholat Istikharah
Secara bahasa, istikharah berarti meminta kebaikan pada sesuatu. Esensi dari ibadah ini adalah memohon kepada Allah SWT agar diberikan pilihan terbaik menurut pengetahuan-Nya yang tidak terbatas. Anjuran untuk melaksanakan sholat sunnah ini bersumber dari hadits Rasulullah SAW:
“Jika kalian ingin melakukan suatu urusan, maka kerjakanlah sholat dua rakaat selain sholat fardhu kemudian berdoalah.” (HR Bukhari)
Ibadah ini sangat dianjurkan untuk dikerjakan ketika seseorang memiliki hajat tertentu atau dihadapkan pada beberapa pilihan hidup yang membingungkan.
Baca Juga: Panduan Sholat Taubat Nasuha: Niat, Tata Cara, Doa, dan Artinya Sesuai Sunnah
Niat Sholat Istikharah
Berikut adalah bacaan niat sholat istikharah yang dapat dilafalkan sebelum takbiratul ihram:
أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى
Ushollii sunnatal istikharati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.
Artinya: “Saya niat sholat istikharah dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”
Baca Juga: Panduan Sholat Qobliyah Subuh: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Tata Cara Sholat Istikharah Langkah demi Langkah
Sholat istikharah dikerjakan sebanyak dua rakaat secara mandiri (munfarid). Berikut adalah urutan tata cara pelaksanaannya:
- Membaca niat bersamaan dengan takbiratul ihram.
- Takbiratul ihram dan membaca doa iftitah.
- Membaca surah Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surah Al-Kafirun pada rakaat pertama.
- Melakukan rukuk, iktidal, dan sujud sebagaimana sholat fardhu pada umumnya.
- Pada rakaat kedua, membaca Al-Fatihah dan dianjurkan membaca surah Al-Ikhlas.
- Menyelesaikan sholat dengan duduk tahiyat akhir dan salam.
Doa Sholat Istikharah
Setelah salam, dianjurkan untuk segera membaca doa khusus berikut ini:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlikal adzim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub. Allahumma inkunta talamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya secara spesifik) khoirun lii fii diinii wa maasyi wa aqibati amrii faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta talamu anna hadzal amro syarrun lii fii fiinii wa maasyi wa aqibati amrii fasrifhu anni wasrifni anhu waqdur liyalkhoiro haytsu kaana tsumma ardinii bih.
Baca Juga: Panduan Sholat Witir 3 Rakaat: Niat, Tata Cara, Doa, dan Waktunya
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu… (dst)”
Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Istikharah
Sholat istikharah dapat dikerjakan kapan saja di luar waktu yang dilarang. Namun, waktu paling utama adalah pada sepertiga malam terakhir karena suasana yang tenang dan menjadi waktu mustajab dikabulkannya doa.
Memahami Tanda Jawaban Sholat Istikharah
Jawaban istikharah tidak selalu hadir lewat mimpi. Tanda utamanya dapat dilihat dari kemudahan jalan serta kelancaran suatu urusan setelah sholat dilakukan, diiringi dengan hati yang merasa tenang dan lapang atas ketetapan Allah SWT.







