ruangdoaislami.com – Panduan praktis mengenai gerakan duduk tasyahud awal dan tasyahud akhir sangat penting untuk dipahami agar ibadah sholat yang kita lakukan sesuai dengan tuntunan sunnah. Mari kenali perbedaan antara duduk iftirasy dan tawarruk agar tata cara sholat Anda semakin sempurna.
Berikut adalah panduan gerakan duduk saat melakukan tasyahud awal dan akhir dalam sholat.
Baca Juga: Panduan Tata Cara Shalat Sesuai Sunnah
1. Duduk Iftirasy (Tasyahud Awal)
- Posisi kaki:
- Kaki kiri Anda ditekuk lalu diduduki.
- Kaki kanan ditegakkan dengan jari-jarinya menghadap kiblat.
- Posisi tangan:
- Tangan kanan Anda diletakkan di atas paha kanan.
- Tangan kiri diletakkan di atas paha kiri.
- Telunjuk tangan kanan dianjurkan untuk diangkat sebagai isyarat tauhid ketika membaca “Asyhadu an lā ilāha illallāh, wa ashadu anna muhammadar rasulullah” secara bersamaan.
Duduk iftirasy ini menunjukkan kerendahan hati di hadapan Allah SWT, dan dipraktikkan oleh Nabi Muhammad ﷺ dalam tasyahud awal.
2. Duduk Tawarruk (Tasyahud Akhir)
- Posisi kaki:
- Kaki kiri dimasukkan ke bawah betis kaki kanan.
- Kaki kanan tetap ditegakkan dengan jari-jari menghadap kiblat.
- Bagian bokong duduk langsung di lantai, tidak di atas kaki kiri seperti pada duduk iftirasy.
- Posisi tangan:
- Sama seperti tasyahud awal, tangan kanan ditaruh di atas paha kanan dan tangan kiri di atas paha kiri.
- Telunjuk tangan kanan juga dianjurkan diangkat pada bagian syahadat.
Duduk tawarruk ini dilakukan pada saat tasyahud akhir sebagai bentuk penyempurnaan ibadah sholat.
Perbedaan Utama
- Iftirasy: Duduk di atas kaki kiri, dilakukan pada tasyahud awal.
- Tawarruk: Kaki kiri dilipat ke bawah kaki kanan dengan bokong duduk di lantai, dilakukan pada tasyahud akhir.
Bacaan Terkait: “Tasyahud Awal dan Akhir Lengkap, Arab, Latin dan Artinya“







