ruangdoaislami.com – Dzikir petang merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan setiap hari. Melalui amalan ini, seorang Muslim dapat memohon ketenangan hati serta perlindungan kepada Allah SWT dari segala bentuk keburukan dan musibah tak terduga saat memasuki waktu sore.
1. Doa Perlindungan dari Segala Bahaya
Salah satu bacaan dzikir yang sangat dianjurkan untuk dibaca secara rutin adalah doa perlindungan. Berdasarkan riwayat dalam kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, Rasulullah SAW menganjurkan agar kalimat ini dibaca sebanyak tiga kali pada pagi dan petang hari agar senantiasa terjaga dari bahaya.
Berikut adalah bacaan dzikirnya:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillāhilladhī lā yaḍurru ma’asmihi shay’un fīl-arḍi wa lā fīs-samā’i wa huwa as-samī’ul-‘alīm.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang tiada pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan-Nya, Dia adalah Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”
Kalimat ini mengandung pengakuan tauhid yang murni, menegaskan bahwa tidak ada kekuatan di bumi maupun di langit yang mampu menandingi kekuasaan Allah SWT.
2. Dzikir Pengingat Ridha Allah
Selain dzikir perlindungan, terdapat bacaan lain yang sangat utama untuk dibaca saat memasuki waktu petang. Rasulullah SAW mengajarkan sebuah kalimat yang jika diucapkan, maka orang tersebut berhak mendapatkan keridhaan Allah SWT.
Bacaan tersebut adalah:
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وِبِالإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا
Radhītu billāhi rabbā, wa bil islāmi dīnā, wa bi Muhammadin shallallāhu ‘alaihi wa sallama nabiyyan wa rasūlā.
Artinya: “Aku rela Allah sebagai Rabbku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabiku.”
Membaca dzikir ini merupakan bentuk pembaharuan komitmen iman dan keikhlasan dalam beragama, sehingga seseorang senantiasa merasa dilindungi oleh Allah dalam setiap langkah kehidupannya.
3. Dzikir Petang sebagai Penyelamat dari Api Neraka
Ada pula dzikir petang yang memiliki keutamaan luar biasa sebagai sarana untuk membebaskan diri dari api neraka. Bacaan ini mencerminkan pengakuan akan keesaan Allah dan persaksian atas risalah Nabi Muhammad SAW.
Berikut adalah bacaan dzikir tersebut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ
Allahumma innii ashbahtu usyhiduka wa usyhiduhamalata ‘arsyika, wa malaa’ikataka wa jamii’a khalqika, annaka antallahu laa ilaaha illaa anta wahdaka laa syariika laka, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasuuluk.
Artinya: “Ya Allah aku telah memasuki waktu pagi, dengan persaksian-Mu dan disaksikan para pemangku ‘Arsy-Mu, para malaikat, dan seluruh makhluk-Mu, sesungguhnya Engkau adalah Allah yang tiada Ilah selain Engkau, sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan Rasul-Mu.”
Keutamaan Berdasarkan Jumlah Bacaan
Terdapat penjelasan mengenai fadhilah dari jumlah bacaan dzikir di atas:
- Membaca satu kali: Membebaskan seperempat diri dari neraka.
- Membaca dua kali: Membebaskan setengah diri dari neraka.
- Membaca tiga kali: Membebaskan tiga perempat diri dari neraka.
- Membaca empat kali: Membebaskan diri sepenuhnya dari api neraka.
Mengamalkan dzikir-dzikir ini secara konsisten merupakan investasi akhirat yang berharga. Dengan meluangkan waktu sejenak di waktu petang untuk berdzikir, seorang Muslim tidak hanya mencari ketenangan duniawi, tetapi juga mempersiapkan keselamatan untuk kehidupan di akhirat kelak.







