ruangdoaislami.com – Setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan, kaum Muslimin disunnahkan untuk melanjutkannya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawwal. Amalan ini menjadi penyempurna amal ibadah Ramadhan dengan fadhilah yang sangat mengagumkan.
1. Keutamaan Puasa 6 Hari Syawwal
Dari Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
Baca Juga: Panduan Puasa Sunnah Senin dan Kamis: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawwal, maka (pahalanya) seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim no. 1164)
Baca Juga: Panduan Puasa Tarwiyah dan Arafah: Niat, Jadwal 8-9 Dzulhijjah, dan Keutamaannya
Penjelasan Hitungan Pahala: Satu kebaikan dibalas sepuluh kebaikan semisal. Puasa Ramadhan 30 hari bernilai 300 hari, ditambah puasa 6 hari Syawwal bernilai 60 hari. Totalnya 360 hari, persis setara dengan hitungan hari dalam satu tahun.
2. Bacaan Niat Puasa Syawwal
نَوَيْتُ صَوْمَ سِتَّةِ أَيَّامٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Baca Juga: Panduan Lengkap Puasa Ayyamul Bidh: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Nawaitu shauma sittati ayyāmin min syawwālin sunnatan lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Saya berniat berpuasa enam hari di bulan Syawwal sunnah karena Allah Ta’ala.”
3. Aturan dan Ketentuan Pelaksanaan
- Kapan Boleh Dimulai? Puasa Syawwal boleh dimulai sejak tanggal 2 Syawwal. Pada tanggal 1 Syawwal diharamkan berpuasa karena merupakan Hari Raya Idul Fitri.
- Haruskah Berturut-turut? Tidak harus berturut-turut. Boleh dikerjakan berturut-turut (misal 2–7 Syawwal) atau secara terpisah sepanjang bulan Syawwal.
- Dahulukan Qadha atau Puasa Syawwal? Bagi yang memiliki hutang puasa Ramadhan karena udzur (sakit, safar, haid), dianjurkan mengqadha puasa wajibnya terlebih dahulu agar mendapatkan keutamaan sempurna puasa Ramadhan sebulan penuh.







