ruangdoaislami.com – Sholat Tahajud (Qiyamul Lail) adalah sholat sunnah paling mulia setelah sholat fardhu lima waktu. Dilaksanakan pada malam hari setelah bangun tidur, Tahajud merupakan momentum paling syahdu bagi seorang hamba untuk bermunajat, mengadukan keluh kesah, serta memohon ampunan dan pertolongan langsung kepada Rabb Semesta Alam.
1. Dalil dan Keutamaan Sholat Tahajud
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra’ ayat 79:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Baca Juga: Bacaan Sholat 5 Waktu: Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh Lengkap
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji (maqaman mahmuda).” (QS. Al-Isra’: 79)
Rasulullah ﷺ juga menegaskan keutamaan waktu sepertiga malam terakhir:
“Tuhan kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam saat tersisa sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku niscaya Aku ampuni.'” (HR. Bukhari no. 1145 & Muslim no. 758)
2. Niat Sholat Tahajud
Sholat Tahajud dikerjakan minimal dua rakaat satu salam, dan dapat diulang sesuai kemampuan (2, 4, 6, 8 rakaat atau lebih), lalu ditutup dengan sholat Witir (1 atau 3 rakaat).
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Baca Juga: 5 Waktu Mustajab untuk Berdoa Agar Cepat Dikabulkan Menurut Sunnah
Ushallī sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Saya berniat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
3. Tata Cara Pelaksanaan
- Tidur Terlebih Dahulu: Berdasarkan kesepakatan mayoritas ulama, syarat dinamakan sholat Tahajud adalah tidur terlebih dahulu walaupun hanya sejenak.
- Bersuci dan Wudhu: Mengambil air wudhu dengan sempurna.
- Rakaat Pertama: Membaca niat, Takbiratul Ihram, doa Iftitah, Surah Al-Fatihah, dan surah pendek (misal Al-Kafirun). Ruku’, I’tidal, dan Sujud dua kali.
- Rakaat Kedua: Berdiri kembali, membaca Al-Fatihah dan surah pendek (misal Al-Ikhlas), ruku’, i’tidal, sujud dua kali, dan duduk tasyahud akhir lalu salam.
4. Doa Setelah Sholat Tahajud Sesuai Sunnah
Setelah selesai sholat, dianjurkan membaca doa ma’tsur yang senantiasa dipanjatkan oleh Rasulullah ﷺ:
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ
Baca Juga: Perbedaan Bacaan Doa Qunut Subuh untuk Imam, Makmum, dan Sendiri
Allāhumma lakal hamdu anta nūrus samāwāti wal ardhi wa man fīhinna, wa lakal hamdu anta qayyimus samāwāti wal ardhi wa man fīhinna, wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqā-uka haqqun, wal jannatu haqqun, wan nāru haqqun…
Artinya: “Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Pemelihara langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, surga itu benar, dan neraka itu benar…”
Lanjutkan dengan memanjatkan doa pribadi, memohon hajat dunia dan akhirat, serta memperbanyak istighfar hingga waktu fajar tiba.







