ruangdoaislami.com – Sholat qobliyah Subuh merupakan ibadah sunnah dua rakaat yang dikerjakan setelah azan Subuh berkumandang dan sebelum pelaksanaan sholat fardhu Subuh. Ibadah ini memiliki kedudukan yang istimewa dalam Islam dan menjadi salah satu sholat sunnah yang sangat dijaga oleh Rasulullah SAW. Di dalam berbagai literatur fiqih, sholat ini juga sering disebut sebagai sholat sunnah fajar.
Landasan hukum pengerjaan sholat ini merujuk pada hadits riwayat Bukhari dari Aisyah RA, di mana Nabi Muhammad SAW terbiasa melaksanakan dua rakaat ringan di antara waktu azan dan iqamah Subuh. Keutamaan ibadah ini juga ditegaskan oleh Rasulullah SAW melalui hadits riwayat Muslim yang menyatakan bahwa dua rakaat fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.
Baca Juga: Panduan Sholat Witir 3 Rakaat: Niat, Tata Cara, Doa, dan Waktunya
Waktu Pelaksanaan Sholat Qobliyah Subuh
Waktu pelaksanaan sholat qobliyah Subuh tergolong singkat, yakni dimulai sejak fajar shadiq terbit (masuknya waktu Subuh) hingga sebelum imam memulai sholat fardhu. Jika seseorang datang terlambat dan sholat Subuh berjamaah sudah dimulai, maka ia tidak dianjurkan mengerjakan sholat qobliyah pada saat itu, melainkan dapat mengqadhanya setelah matahari terbit menurut sebagian pendapat ulama.
Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh
Berikut adalah bacaan niat sholat qobliyah Subuh yang dapat dilafalkan di dalam hati:
Baca Juga: Panduan Sholat Tarawih Sendiri di Rumah: Niat, Tata Cara, dan Doa Kamilin
أُصَلِّي سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatash shubhi rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’aala
Artinya: “Aku niat sholat sunnah sebelum Subuh dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Baca Juga: Panduan Sholat Hajat: Niat, Tata Cara, dan Doa Agar Cepat Diijabah
Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh
Rasulullah SAW menganjurkan agar sholat sunnah ini dikerjakan dengan durasi yang ringkas namun tetap menyempurnakan rukun-rukunnya. Berikut adalah urutan tata cara pelaksanaannya:
- Membaca niat di dalam hati bersamaan dengan Takbiratul Ihram.
- Membaca surah Al-Fatihah pada rakaat pertama.
- Membaca surah pendek (dianjurkan Surah Al-Kafirun atau Al-Insyirah).
- Rukuk dengan tuma’ninah.
- I’tidal dengan tuma’ninah.
- Sujud pertama dengan tuma’ninah.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Bangkit berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua.
- Membaca surah Al-Fatihah.
- Membaca surah pendek (dianjurkan Surah Al-Ikhlas atau Al-Fil).
- Rukuk dengan tuma’ninah.
- I’tidal.
- Sujud pertama rakaat kedua.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua rakaat kedua.
- Duduk Tasyahud Akhir.
- Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.
Adab Setelah Sholat Qobliyah Subuh
Setelah menyelesaikan dua rakaat sholat sunnah fajar, umat Muslim dianjurkan untuk beristirahat sejenak dengan berbaring ke sisi sebelah kanan sambil menunggu iqamah dikumandangkan. Praktik ini merupakan bagian dari sunnah untuk membedakan antara ibadah sunnah dan sholat wajib, sekaligus menjadi persiapan fisik dan mental sebelum melaksanakan sholat fardhu Subuh.







