ruangdoaislami.com – Panduan ini menyajikan tata cara sholat witir sebagai ibadah penutup rangkaian sholat malam yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sholat witir memiliki keunikan pada jumlah rakaatnya yang ganjil, dan meski sering dikaitkan dengan sholat tarawih di bulan Ramadan, ibadah ini sebenarnya merupakan amalan harian yang bisa dikerjakan setiap malam sepanjang tahun. Sholat witir minimal dilakukan satu rakaat, namun yang paling umum dikerjakan adalah tiga rakaat.
Mengenal Waktu dan Ketentuan Sholat Witir
Secara harfiah, witir berarti ganjil. Merujuk pada Buku Pintar Agama Islam karya Abu Aunillah Al-Baijury, jumlah rakaat witir bisa bervariasi mulai dari 1, 3, 5, 7, 9, hingga 11 rakaat. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Bagi Anda yang terbiasa bangun malam, sholat witir sebaiknya dijadikan sebagai penutup setelah sholat tahajud. Namun, jika khawatir tidak bangun malam, diperbolehkan melaksanakannya langsung setelah sholat Isya atau tarawih.
Tata Cara Pelaksanaan Sholat Witir 3 Rakaat
Terdapat dua metode utama dalam melaksanakan sholat witir tiga rakaat yang sah secara syariat. Anda dapat memilih salah satu dari cara berikut ini sesuai dengan kemantapan hati.
1. Metode Dua Kali Salam (2 + 1 Rakaat)
Metode ini dilakukan dengan mengerjakan dua rakaat terlebih dahulu hingga salam, kemudian berdiri lagi untuk mengerjakan satu rakaat tambahan yang diakhiri dengan salam.
- Niat dua rakaat pertama:
أصَلَّيْ سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat sholat Witir dua rakaat karena Allah Ta’ala.” - Niat satu rakaat penyempurna:
أصَلَّيْ سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri rak’an lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Metode Satu Kali Salam (3 Rakaat Sekaligus)
Metode ini dilakukan dengan melaksanakan tiga rakaat secara langsung dan hanya diakhiri dengan satu kali salam pada rakaat ketiga. Penting untuk diingat bahwa dalam cara ini, tidak perlu dilakukan tasyahud awal pada rakaat kedua agar tata caranya tidak menyerupai sholat Maghrib.
- Niat tiga rakaat sekaligus:
أصَلَّيْ سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat sholat Witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala.”
Dzikir dan Doa Sesudah Sholat Witir
Setelah salam, umat Islam dianjurkan untuk tidak langsung beranjak, melainkan membaca tasbih dan doa berikut untuk menyempurnakan ibadah.
Membaca Tasbih (3 kali):
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ
Subhaanal malikil qudduus.
Artinya: “Maha Suci Dzat Yang Maha Menguasai dan Maha Kudus.”
Membaca Doa Sholat Witir:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Allaahumma innii a’uudzu biridhaaka min sakhatika, wa bimu’aafaatika min ‘uquubatika, wa a’uudzu bika minka, laa uhshii tsanaa-an ‘alaika, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsiik.
Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku berlindung dengan Ridha-Mu dari kemurkaan-Mu, dan (berlindung) dengan ampunan-Mu dari siksaan-Mu dan aku memohon perlindungan dari-Mu, tidaklah aku memuji kepadamu sebagaimana Engkau memuji diri Engkau sendiri.”
Keutamaan Sholat Witir
Mengamalkan sholat witir membawa banyak kebaikan bagi seorang muslim. Berdasarkan hadits-hadits shahih, berikut adalah beberapa keutamaannya:
- Amalan yang Dianjurkan Rasulullah: Dalam riwayat Aisyah RA, Nabi Muhammad SAW selalu menyempatkan diri berwitir di berbagai waktu malam, baik di awal, tengah, maupun akhir malam.
- Ibadah yang Dicintai Allah: Allah SWT itu Maha Ganjil dan menyukai segala sesuatu yang ganjil, termasuk jumlah rakaat dalam sholat ini.
- Waktu Mustajab: Sholat witir yang dikerjakan di akhir malam disaksikan langsung oleh para malaikat, menjadikannya waktu yang baik untuk memanjatkan doa.
- Nilainya Sangat Berharga: Rasulullah SAW menyebutkan bahwa nilai sholat witir lebih baik daripada unta merah, yang merupakan simbol harta paling mewah pada zaman tersebut.
- Penyempurna Ibadah: Witir berfungsi sebagai penutup rangkaian ibadah malam sekaligus pelengkap amalan harian seorang hamba.
Demikian panduan lengkap tata cara sholat witir 3 rakaat beserta niat dan doanya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dalam meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari. Wallahu a’lam.







