ruangdoaislami.com – Hari Jumat merupakan penghulu segala hari atau Sayyidul Ayyam yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Di balik rutinitas ibadah salat Jumat, hari ini menyimpan satu rahasia besar yang sering kali terabaikan, yakni adanya satu waktu singkat di mana doa-doa yang dipanjatkan seorang hamba tidak akan tertolak oleh Allah SWT. Banyak umat Islam yang memahami keberkahan hari ini, namun masih sedikit yang benar-benar memanfaatkan waktu-waktu terbaiknya.
Keutamaan Berdoa di Hari Jumat Berdasarkan Hadits
Keistimewaan hari Jumat bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki landasan kuat dalam syariat. Merujuk pada buku Syarah Hisnul Muslim karya Syaikh Majdi Abdul Wahab Al-Ahmad, terdapat beberapa hadits sahih yang menjelaskan kemuliaan hari ini.
Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik hari di mana terbit matahari adalah hari Jumat. Pada hari itu Nabi Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, taubatnya diterima, dan dikeluarkan ke bumi. Pada hari itu pula Kiamat terjadi.” (HR Muslim).
Lebih spesifik mengenai pengabulan doa, dalam riwayat Al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW memberikan isyarat dengan tangannya bahwa ada satu waktu yang sangat singkat di hari Jumat. Jika seorang Muslim berdoa bertepatan dengan waktu tersebut, maka Allah pasti akan mengabulkan permohonannya.
Menyingkap Waktu Paling Mustajab di Hari Jumat
Para ulama memiliki beberapa pendapat mengenai kapan tepatnya waktu singkat yang dimaksud oleh Rasulullah SAW tersebut. Beberapa pendapat yang berkembang di antaranya adalah saat matahari terbit, saat matahari mulai condong ke arah barat, atau saat suara adzan berkumandang.
Baca Juga: Panduan Puasa Nisfu Syaban: Niat, Doa Berbuka, Hukum, dan Waktu Mustajab
Pendapat lain menyebutkan bahwa waktu terbaik adalah saat khatib naik ke atas mimbar hingga selesainya salat Jumat. Namun, pendapat yang paling kuat dan didukung oleh banyak ulama adalah pada akhir waktu siang hari, tepatnya setelah salat Ashar menjelang Maghrib. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW berikut ini:
“Hari Jumat itu ada dua belas jam, di mana setiap orang Muslim yang pada saat itu bertepatan memohon sesuatu kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung, niscaya Allah akan mengabulkannya. Karena itu, carilah hal itu pada akhir waktu setelah Ashar.” (HR Abu Dawud).
Kumpulan Bacaan Doa Hari Jumat
Berikut adalah beberapa pilihan doa yang dapat diamalkan pada hari Jumat sebagaimana dihimpun dari kitab Syuabul Iman, Kitab Nurul Lum’ah, dan buku Agar Hidup Selalu Berkah karya Habib Syarief Muhammad Alaydrus.
1. Doa Mengharap Keberkahan dan Perlindungan Allah SWT
Doa ini merupakan bentuk pengakuan hamba atas kekuasaan Allah dan permohonan ampunan atas segala dosa.
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي، وَأَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ أَمَتِكَ وَفِي قَبْضَتِكَ وَنَاصِيَتِي بِيَدِكَ. أَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي ذُنُوبِي. إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma Anta Rabbi laa ilaaha illa Anta khalaqtani, wa ana abduka wabnu amatika wafi qabdhotika wa nasiyati bi yadika. Amsaitu ala ahdika wa wa’dika mastatho’tu a’udzu bika min syarri ma shona’tu. Abu’u bi ni’matika wa abu’u bidzanbi faghfirly dzunubi. Innahu la yaghfirudz dzunuba illa Anta.
Artinya: “Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan yang aku sembah kecuali Engkau yang telah menciptakanku. Menciptakanku sebagai hamba-Mu dan anak dari hamba sahaya-Mu. Hidupku ada dalam genggaman-Mu. Aku hidup atas janji dan ancaman-Mu. Selama aku bisa, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat. Aku telah menyia-nyiakan nikmat-Mu. Dan aku berbuat dosa. Maka ampunilah dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”
Baca Juga: 5 Waktu Mustajab untuk Berdoa Agar Cepat Dikabulkan Menurut Sunnah
2. Doa Memohon Keselamatan Dunia dan Akhirat
Doa ini sangat penting dibaca untuk memohon perlindungan menyeluruh dari berbagai marabahaya dan fitnah.
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).
3. Doa Jumat Berkah
Kalimat ini merupakan doa singkat untuk mengharap limpahan cahaya kesalehan dan keberkahan sepanjang hari.
أَدَامَ اللهُ لَكُمْ بَرَكَةَ الْجُمُعَةِ دُهُورًا، وَأَلْبَسَكُمْ مِنْ تَقْوَاهُ نُورًا، جُمُعَةٌ مُبَارَكَةٌ
Baca Juga: Bacaan MasyaAllah Tabarakallah Allahumma Barik: Arab, Latin, Arti, dan Waktu Mengucapkannya
Adamallahu lakum barakatal Jumat duhuran, wa albasakum min taqwahu nuron, jumatan mubarakah.
Artinya: “Semoga Allah SWT memberikan berkah kepada kalimat pada hari Jumat ini, serta Allah mengenakan cahaya dari kesalehan hari ini, Jumat yang diberkahi.”
Wallahu A’lam.







